HANOI – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima kunjungan bilateral dari Perdana Menteri Republik Demokratik Kongo (RDK), Jean-Michel Sama Lukonde, di Hanoi, Vietnam, Senin (23/10/2023). Pertemuan ini menghasilkan komitmen politik penting bagi Indonesia.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, Perdana Menteri Sama Lukonde secara resmi menyatakan dukungan penuh Pemerintah RDK bagi Indonesia untuk menjadi tuan rumah dan mengoperasikan Pusat Lahan Gambut Internasional (International Tropical Peatland Center).
Lokasi dan Agenda Pertemuan
Pertemuan antara kedua pemimpin negara ini dilakukan pada sela-sela konferensi tingkat tinggi ASEAN-Global Blended Finance Alliance Summit. Pertemuan ini menegaskan komitmen kedua negara untuk memperdalam kerja sama, khususnya di bidang yang menjadi kepentingan bersama, yaitu lingkungan dan pengelolaan lahan gambut berkelanjutan.
Dukungan Politik dan Implikasinya
Dukungan dari RDK merupakan modal politik yang sangat berharga bagi Indonesia. Pusat Lahan Gambut Internasional adalah inisiatif Indonesia yang bertujuan menjadi hub global bagi penelitian, pengembangan kapasitas, dan pertukaran pengetahuan tentang pengelolaan lahan gambut tropis.
Dengan dukungan ini, Indonesia kini memiliki momentum kuat untuk mengajak dan menggalang dukungan lebih luas dari negara-negara lain dan mitra strategis guna merealisasikan pusat tersebut.
Tindak Lanjut Ke Depan
Pemerintah Indonesia, melalui kementerian terkait seperti Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) serta Kementerian Luar Negeri, diharapkan segera melakukan langkah-langkah tindak lanjut. Langkah ini termasuk menyusun konsep operasional detail, mengajukan proposal formal ke forum internasional, dan memperkuat jejaring dengan ilmuwan dan praktisi gambut global.
Dukungan Republik Demokratik Kongo ini menjadi modal penting bagi terwujudnya kepemimpinan Indonesia di panggung lingkungan global.