Singapura - Transformasi digital yang dijalankan AirAsia dalam beberapa tahun terakhir membuahkan hasil nyata dengan diraihnya gelar World's Best Low-Cost Airline 2025. Survei Skytrax mencatat bahwa inovasi digital maskapai ini menjadi salah satu faktor penentu yang membedakannya dari kompetitor.
Aplikasi AirAsia yang terus dikembangkan tidak hanya berfungsi sebagai platform booking, tetapi telah berevolusi menjadi super app yang menawarkan berbagai layanan terkait perjalanan. Integrasi yang mulus antara layanan penerbangan, akomodasi, dan transportasi darat sangat diapresiasi penumpang.
Fitur-fitur inovatif seperti check-in mandiri melalui aplikasi, boarding pass digital, dan bag drop otomatis memangkas waktu tunggu di bandara secara signifikan. Kemudahan ini terutama dihargai oleh penumpang bisnis yang mengutamakan efisiensi waktu.
Sistem manajemen layanan pelanggan berbasis artificial intelligence juga meningkatkan respon terhadap keluhan dan pertanyaan penumpang. Waktu tunggu yang lebih singkat dan solusi yang lebih tepat menjadi nilai tambah dalam penilaian kualitas layanan.
AirAsia juga memanfaatkan data analytics untuk memberikan pengalaman personalisasi kepada penumpang. Rekomendasi penerbangan dan layanan tambahan yang sesuai dengan preferensi individu meningkatkan kepuasan penumpang secara keseluruhan.
Keberhasilan strategi digital ini tercermin dari tingginya tingkat adopsi digital channel oleh penumpang AirAsia. Lebih dari 80 persen transaksi dilakukan melalui platform digital, yang juga berkontribusi pada efisiensi operasional maskapai.
Kedepannya, AirAsia berencana untuk terus berinvestasi dalam pengembangan teknologi. Rencana pengembangan metaverse experience dan integrasi layanan travel yang lebih luas menunjukkan komitmen maskapai dalam memimpin inovasi digital di industri penerbangan.
Pencapaian AirAsia ini membuktikan bahwa investasi dalam transformasi digital tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga menjadi faktor penentu dalam membangun keunggulan kompetitif dan meraih pengakuan global.